TUJUH HAL YANG SEBAIKNYA TAK DILAKUKAN SETELAH MAKAN



TUJUH HAL YANG SEBAIKNYA TAK DILAKUKAN SETELAH MAKAN



         MAKAN merupakan ritual penting yang harus untuk kesehatan dan kekuatan tubuh. Karenanya agar nutrisi di makanan terserap dengan baik, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah makan.
Nutrisi yang masuk ke dalam tubuh memiliki  peran yang penting terutama agar setiap organ yang ada di dalam tubuh bisa berfungsi dengan baik dan optimal. Untuk itu perhatikan hal – hal yang tidak boleh dilakukan setelah makan, seperti yang dikutip dari Healthmad yaitu :


1.   MEROKOK
    
       Berdasarkan sebuah penelitian diketahui bahwa merokok setelah makan bisa meningkatkan resiko seseorang terkena kanker. Hal ini karena asap yang ditimbulkan dari 1 batang rokok setara dengan asap 10 batang rokok.


2.   MENGONSUMSI BUAH
    
      Tradisi yang ada menyarankan seseorang untuk makan buah setelah makan sebagai hidangan penutup. Tapi makan buah setelah makan bisa membuat perut penuh dengan udara sehingga menjadi kembung. Untuk ini sebaiknya makan buah 1 – 2 jam setelah makan.


3.   MINUM TEH
     
       Minum teh setelah makan bisa membuat protein yang terkandung di dalam makanan  menjadi sulit untuk dicerna. Zat – zat yang sulit dicerna ini bisa mencapai 80 persen.


4.   MANDI
     
      Ternyata mandi setelah makan bisa membuat aliran darah ke tangan, kaki, tubuh dan perut menjadi berkurang. Kondisi ini akan mengakibatkan gangguan pencernaan yang bisa memicu rasa tidak nyaman.


5.   BERJALAN
     
      Berjalan setelah selesai makan bisa membuat tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan dengan baik.


6.   TIDUR
     
       Tidur setelah makan bisa membuat saluran pencernaan menjadi kembung, usus mengalami peradangan dan memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman.



7.    MINUM  AIR DINGIN
      
        Mengonsumsi air dingin sewaktu atau setelah makan bisa membuat makanan terutama yang mengandung minyak atau lemak menjadi membeku, sehingga akan terakumulasi di dalam usus yang menyebabkan penyempitan saluran pencernaan dan obesitas ( kegemukan ).